Gejala kelebihan dan kekurangan unsur hara Besi (Fe)

·        Pembentukan protein, sebagai katalisator pembentukan klorofil.

·        Pembawa elektron pada proses fotosintetis dan respirasi, sekaligus menjadi aktivator beberapa enzim (katalase, peroksidase, prinodic hidrogenase, dan sitokrom oksidase).

·        Zat besi dimanfaatkan tanaman dalam bentuk ion Fe3- dan Fe2-  .

·        Tidak mobile dalam tubuh tanaman maupun di tanah.

·        Meningkatkan bobot kering hasil panen.

·        Meningkatkan hijau daun, warna daun tampak lebih awet hijau.

·        Meningkatkan daya simpan hasil panen.

Fe merupakan unsur yang tidak mudah bergerak sehigga bila terjadi kekurangan sulit diperbaiki. Fe paling sering bertentangan atau antagonis dengan unsur mikro lain. Untuk mengurangi efek itu, maka Fe sering dibungkus dengan Kelat (chelate).

Kekurangan Besi

u Tanaman mengalami nekrosa yang ditandai daun muda berawarna putih pucat lalu kekuningan karena kurang klorofil, dan akhirnya rontok. Tanaman perlahan-lahan mati dimuali dari puncak. Selain itu terjadi karena kerusakan akar. Jika adenium dikeluarkan dari potnya akan terlihat potongan-potongan akar yang mati.

u Pada kasus lain gejalanya mirip defisiensi Mg yaitu klorosis dengan urat daun tetap hijau, tapi lebih merata dan meluas hingga ke daun-daun tua. Biasanya dimulai dari pangkal daun dekat tangkai.

u Rendahnya produktivitas dan daya simpan hasil panen.

u Gejala defisiensi jarang ditemukan pada tanah cenderung masam kecuali adanya hambatan penyerapan karena pengaruh reaksi dengan unsur lain.

Kelebihan Besi

u Pemberian pupuk dengan kandungan Fe tinggi menyebabkan nekrosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam pada daun.

u Atau daun berwarna oranye atau perunggu (bronzing), kadang diawali bercak-bercak cokelat terutapa terutama pada padi-padian terlihat jelas.

u Pembungaan terhambat, tanaman menjadi kerdil.

u Terjadinya hambatan penyerapan unsur hara lain

  • Hits: 89