Gejala kelebihan dan kekurangan unsur hara Phosphor (P)

Unsur Fosfor (P) merupakan komponen penyusun dari beberapa enzim, protein (membantu pertumbuhan protein dan mineral yang sangat tinggi bagi tanaman), ATP, RNA, dan DNA.  ATP penting untuk proses transfer energi (mengedarkan energi ke seluruh tanaman), sedangkan RNA dan DNA menentukan sifat genetik dari tanaman. Unsur P berperan untuk merangsang, mempercepat pertumbuhan & perkembangan benih, akar, bunga, biji dan buah. Menaikan prosentase bunga menjadi buah/ biji. Buah dan biji alhamdulillah lebih cepat matang. Daya serap tanaman terhadap nutrisi pun menjadi lebih baik karena membaiknya struktur perakaran.

Bersama dengan unsur Kalium, Phosphor dipakai untuk merangsang proses pembungaan. Hal itu wajar sebab kebutuhan tanaman terhadap phosphor meningkat tinggi ketika tanaman akan berbunga.

Penyerapan P oleh akar meningkat apabila puupuk N yang digunakan adalah NO3- daripada menggunakan NH4+.

u Kekurangan Phosphor (P)

Ciri-ciri dimulai dari daun tua menjadi keunguan kemudian hangus (menjadi kuning keabuan), pertumbuhan daun kecil, kerdil, dan akhirnya rontok. Tepi daun menjadi cokelat, tulang daun muda berwarna hijau gelap. Ada juga Tepi daun, cabang dan batang berwarna merah keunguan. Fase pertumbuhan lambat dan tanaman kerdil. Batang kerdil dan tidak menghasilkan bunga dan buah. Jika sudah terlanjur berbuah ukurannya kecil, jelek dan lekas matang.

u Kelebihan Phosphor (P)

Kelebihan P menyebabkan penyerapan unsur lain terutama unsur mikro seperti besi (Fe), tembaga (Cu), dan seng (Zn) terganggu. Namun, gejalanya tidak terlihat secara fisik pada tanaman.

  • Hits: 70