Gejala kelebihan dan kekurangan unsur hara Kalium (K)

Unsur Kalium berperan sebagai pengatur proses fisiologi tanaman seperti fotosintetis, akumulasi, translokasi, transportasi karbohidrat, membuka menutupnya stomata, atau mengatur distribusi air dalam jaringan dan sel. Unsur Kalium juga membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula. Membantu pengangkutan gula dari daun ke buah. Memperkuat jaringan tanaman (memperkuat tubuh tanaman, mengeraskann jerami dan bagian kayu tanaman agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur), serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.

Unsur kalium berhubungan erat dengan kalsium dan magnesium. Ada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Dan juga antara kalium dan magnesium. Sifat antagonisme ini menyebabkan kekalahan salah satu unsur untuk diserap tanaman jika komposisinya tidak seimbang. Unsur kalium diserap lebih cepat oleh tanaman dibandingkan kalsium dan magnesium. Jika unsur kalium berlebih gejalanya sama dengan kekurangan magnesium. Sebab, sifat antagonisme antara kalium dan magnesium lebih besar daripada sifat antagonisme antara kalium dan kalsium. Kendati demkian, pada beberapa kasus, kelebihan kalium gejalanya mirip tanaman kekurangan kalsium.

u Kekurangan Kalium

Kekurangan K terlihat dari daun paling bawah yang kering atau ada bercak hangus. Tepi daun seperti terbakar/ hangus, menggulung ke bawah. Atau mengkerut atau kriting, timbul bercak-bercak merah kecoklatan lalu kering dan mati. Bisa juga tepi daun menjadi robek yang membentuk seperti gerigi. Rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Bunga mudah rontok dan gugur. Perkembangan akar lambat. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, jelek dan tidak tahan lama.

u Kelebihan Kalium

Kelebihan K menyebabkan penyerapan Ca dan Mg terganggu. Pertumbuhan tanaman pun terhambat karena defisiensi Ca dan Mg.

  • Hits: 85